Di pertandingan dinihari tadi Mourinho menurunkan format yang berbeda dari biasanya. Ujung tombak asal Kamerun, Samuel Eto’o yang biasa berduet dengan Diego Milito, kini berpasangan dengan striker muda Mario Ballotelli. Sedangkan posisi Wesley Sneijder digantikan oleh Amantino Mancini.
Rubin Kazan yang merupakan jawara Liga Rusia musim lalu ini memulai pertandingan dengan penuh motivasi. Tak heran jika di menit ke 11 para pendukung Rubin Kazan bersorak menyambut gol pertama yang dicetak oleh Dominguez. Striker asal Argentina ini berhasil melewati kawalan Lucio dan Walter Samuel lewat kecepatan larinya yang mengagumkan sebelum akhirnya melepaskan tendangan keras ke arah atas gawang yang tidak mampu dihalau Julio Cesar.

Beruntung Inter mampu menyamakan kedudukan beberapa menit kemudian. Berawal dari overlapping wingback Maicon, umpan crossingnya ke tiang jauh berhasil disambut dengan sundulan terarah oleh gelandang serang Dejan Stankovic. Kedudukan 1-1 ini tidak berubah hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua Inter harus bermain dengan 10 orang setelah Mario Ballotelli menerima kartu kuning kedua-nya hingga harus meninggalkan lapangan pertandingan. Praktis Rubin Kazan semakin termotivasi untuk mengurung pertahanan Inter. Namun berkat kegemilangan Julio Cesar, Inter mampu mempertahankan skor 1-1 hingga berakhirnya pertandingan.
Dengan hasil ini Inter Milan harus puas berada di posisi 3 klasemen sementara dengan nilai 2. Sementara Barcelona memimpin klasemen grup dengan poin 4 setelah di saat yang bersamaan sukses membungkam Dynamo Kiev 2-0.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar