Hal ini semakin menarik dengan adanya pemain yang saling bertukar tempat diantara kedua klub. Zlatan Ibrahimovic dan Maxwell merupakan tulang punggung Inter musim lalu yang kini telah menjadi bagian dari Barcelona. Sebaliknya, Samuel Eto’o merupakan striker yang selalu dimainkan pelatih Guardiola musim lalu, namun kini telah resmi menjadi ujung tombak I Nerazzuri.
Kepergian Ibra ke Barcelona-pun disinyalir akibat ketidak yakinan pada kemampuan Inter untuk dapat merengkuh gelar Liga Champions yang notabene merupakan gelar yang paling di idam-idamkannya. Dan jelang clash dengan mantan klubnya itu, Ibra sangat yakni akan mampu menundukkan I Nerazzuri bahkan cenderung sedikit meremehkan kekuatan Stankovic dkk.

Lain halnya dengan pendapat Maxwell yang lebih mewaspadai akan kualitas yang dimiliki Inter saat ini. Dengan masuknya striker sekelas Eto’o dan Milito plus gelandang serang Wesley Sneijder, Inter memang sudah dapat dikatakan memiliki nilai lebih dibanding musim lalu. Lihat saja hasil 4-0 kala Diego Milito dkk menggebuk musuh bebuyutan AC Milan.

Dengan hengkangnya Ibra, permainan Inter tidak lagi mengandalkan bola-bola atas dan panjang, namun lebih banyak melakukan kreasi umpan-umpan pendek dan umpan satu-dua. Sedangkan di kubu Barca, permainan Messi dkk agak sedikit berubah dengan hadirnya Ibrahimovic. Kini mereka mulai memainkan umpan-umpan panjang dan bola-bola atas untuk memanfaatkan tinggi badan striker asal Swedia tersebut.
So, siapakah yang akan berjaya di kancah Liga Champions ini ? Inter Milan-kah ? atau Barcelona ? Kita lihat saja pembuktiannya di atas lapangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar