Selasa, 10 November 2009

Mourinho Kritik Muntari Terkait Puasa

Jose Mourinho kini tengah dirundung masalah. Kritikannya pada Muntari soal puasa mendapat respon pedas dari ormas-ormas Islam di Italia. Mourinho-pun coba membela diri dengan menyalahkan pihak pers yang menyalahartikan ucapannya.

Mourinho mengkritik penampilan Muntari yang dinilai kurang bertenaga karena tetap menjalankan puasa di bulan Ramadan ini. Itu dilakukan The Special One ketika Inter ditahan Bari 1-1 pada laga perdana.

Praktis, pernyataan Mourinho itu membuat ormas Islam di Italia geram. Menurut laporan media massa di Italia, mereka mengecam ucapan pelatih asal Portugal itu diberbagai situs.

“Jika, ada sesuatu yang terjadi kepada saya, maka Andalah yang bertanggung jawab. Situasi yang terjadi dengan Muntari adalah kesalahan Anda,” cetus Mourinho kepada wartawan menjelang duel derby Milano: Inter vs Milan.

“Saya tahu apa yang saya katakan. Saya bilang: Anda tidak bisa mengkritik keputusan Muntari ini mengenai masalah kepercayaan dan agama,” lanjut mantan arsitek Chelsea itu dikutip Reuters, Sabtu (29/8/2009).

jose mourinho

“Itu artinya saya menerimanya, saya tidak pernah mengatakan Muntari harus meninggalkan kepercayannya. Jika, komunitas Islam menyerang saya, maka itu karena salah Anda,” tandasnya.

MU Paksa Arsenal Rasakan Kekalahan Pertama

Manchester United memaksa kubu the Gunners Arsenal untuk merasakan kekalahan pertama mereka di musim ini. Dalam laga derby yang berlangsung di Old Trafford semalam, Wayne Rooney dkk sukses mengakhiri perlawanan Van Persie dengan skor 2-1.

Bau kesialan sudah tercium dari kubu Arsenal sejak awal. Pada laga maut tersebut mereka dipastikan tampil tanpa punggawa andalan di lini tengah yaitu sang kapten muda Francesc Fabregas.

Pertandingan sendiri dibuka dengan penampilan agresif kedua tim. Baik United maupun Arsenal langsung saling gempur melalui barisan gelandang serta penyerangnya masing-masing.

Pada pertandingan yang berjalan cukup keras itu, kubu Arsenal mampu membuka gol di menit ke-39 lewat kaki gelandang serang mereka Andrey Arshavin. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti gagal dibendung kiper Ben Foster dan mejadikan skor berubah 0-1.

Sempat menghasilkan banyak peluang, The Red Devils sendiri baru bisa menyamakan kedudukan pada babak kedua tepatnya menit ke-58.

Pelanggaran penjaga gawang Manuel Almunia terhadap Wayne Rooney di area terlarang membuahkan hadiah tendangan 12 pas. Rooney yang mengambil sendiri eksekusi tanpa kesulitan menundukan penjaga gawang asal Spanyol itu dan mengubah skor menjadi 1-1.

wayne rooney

Petaka sesungguhnya bagi Arsenal tiba pada menit ke-63. Sebuah tendangan bebas dari Ryan Giggs gagal diantispasi oleh Abou Diaby sehingga memaksanya melakukan gol bunuh diri. United pun unggul 2-1.

Di jeda waktu yang tersisa, Arsenal terus mencoba bangkit dengan membangun serangan sporadis. Tapi hal itu belum cukup untuk bisa mengoyak jala gawang Foster untuk kali kedua.

Peluang terbaik Arsenal pada kesempatan itu hanya diraih Robin Van Persie. Dia berhasil mencetak sebuah gol tetap di menit akhir laga, tapi sayang wasit langsung menganulirnya karena hakim garis sudah lebih dulu mengangkat bendera tanda offside.

Hadapi Depor, Madrid Hanya Unggul Tipis

Kompetisi La Liga Spanyol semalam telah dimulai. Tak pelak perhatian seluruh penggemar sepak bola tertuju pada Real Madrid sebagai tim yang telah melakukan pembelian pemain terbesar di awal musim ini. Dan terbukti pasukan Los Galacticos jilid dua ini mampu menorehkan start yang cukup baik dengan menundukkan Deportivo La Coruna meski dengan skor tipis 3-2.

Menurunkan hampir seluruh punggawa anyarnya, skuad Los Blancos langsung memperagakan permainan menyerang sejak menit awal laga. Aliran bola dari Xabi Alonso, Cristiano Ronaldo serta Ricardo Kaka kerap membuat barisan pertahanan Super Depor sedikit kewalahan.

Setelah sempat bertahan selama 24 menit, gawang tim asuhan Miguel Angel Lotina akhirnya bobol juga. Adalah kapten Raul Gonzales Blanco yang jadi aktor utama yang mengubah skor menjadi 1-0.

Sebenarnya Madrid bisa menggandakan kedudukan beberapa saat berselang. Namun sayang CR9 gagal memanfaatkan umpan manis tendangan bebas Alonso.

Malah pada menit ke-30, Depor mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Striker mereka Ivan Riki mampu memaksimalkan umpan silang gelandang Juliano Roberto Antonello alias Juca.

Sayang keadaan tersebut hanya mampu bertahan selama dua menit saja. Tepat pada menit ke-32 Madrid kembali unggul 2-1 lewat tendangan penalti Ronaldo yang dihadiahkan wasit akibat pelanggaran terhadap Raul. Kedudukan itu sendiri bertahan hingga turun minum.

real madrid

Depor memulai babak kedua dengan sebuah kejutan. Gelandang veteran Juan Valeron berhasil menggetarkan jala gawang Iker Casillas melalui tendangan kerasnya. Skor kembali sama 2-2.

Kemenangan Los Merengues sendiri ditasbihkan pada menit ke-59 oleh gelandang tempur Lassana Diarra. Kontrol bola apik yang langsung disambut dengan tendangan keras ke pojok gawang tidak mampu di tepis kiper Daniel Aranzubia dan menjadikan skor berpihak kepada Madrid 3-2.

Hingga laga usai kedudukan itu tetap bertahan. Meskipun bukan awal yang fantastis, kemenangan ini adalah awal yang cukup baik bagi Madrid menginggat mereka masih mampu meraup poin penuh untuk dijadikan modal awal.

Fabiano Permalukan Argentina

luis fabiano imageAmbisi Maradona untuk mengalahkan tim samba Brazil dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2010 pupus sudah. Adalah Fabiano, striker Brazil yang merumput di Sevilla yang menghancurkan sekaligus mempermalukan tim tango Argentina di hadapan pendukungnya sendiri, stadion Rosario Central.

Laga yang digelar pada Ahad, 6 September pagi lalu ini berakhir dengan skor 1-3 untuk kemenangan skuad asuhan Carlos Dunga. Kemenangan ini membuat Brasil memimpin klasemen Zona Amerika Selatan dengan total 30 poin. Raihan itu mampu mengungguli Paraguay dan Chile yang berada di peringkat kedua dan ketiga dengan raihan sama 27 poin.

Dalam laga kali ini, pelatih Tim Argentina Diego Maradona memainkan duet Lionel Messi dan Carlos Tevez untuk mengisi lini depan. Sedangkan Tim Brasil mengandalkan top skorer Piala Konfederasi Luis Fabiano di posisi penyerang.

Luisao membuka gol buat Brasil pada menit ke-24. Gol tercipta setelah sundulan Luisao berhasil merobek gawang Argentina yang dikawal Mariano Andujar, setelah memanfaatkan tendangan bebas Elano. 1-0 Brasil memimpin.

Unggul 1-0 tidak membuat Tim Samba puas. Enam menit kemudian, tim besutan Carlos Dunga itu kembali berhasil menambah keunggulan. Fabiano membuka skor perdana pada laga ini ke gawang Andujar. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

luis fabiano image

Di babak kedua Argentina mencoba bangkit mengejar ketertinggalan. Maradona memutuskan untuk menambah daya dobrak dengan memasukkan Sergio Aguero guna menggantikan Maxi Rodriguez.

Sebenarnya, Tim Tanggo sempat memperkecil ketinggalan pada menit ke-60 melalui gol yang dicetak pemain sayap Jesus Datolo. Tendangan keras Datolo tidak mampu dibendung kiper Julio Cesar. Skor berubah 2-1.

Akhirnya, Tim Samba memastikan satu tiket ke babak Piala Dunia Afrika Selatan. Adalah Fabiano yang menjadi momok menakutkan buat kiper Andujar setelah bomber Sevilla itu mencetak gol kedua pada menit ke-68. 3-1 Brasil unggul.

Susunan Pemain:
Argentina: Andujar; Heinze, Ottamendi, Dominguez, Zanetti; Datolo, Veron, Mascherano (Aguero 45); Tevez (Milito), Messi.

Brasil: Cesar; Santos, Luisao, Lucio, Maicon; Kaka, Silva, Elano (Ramirez 68), Melo; Robinho (Alves 68) Fabiano (Adriano 77).

Milan Incar Marquinhos Untuk Gantikan Kaka

Setelah kehilangan sosok playmaker sentral yang terdapat pada diri Kaka, AC Milan sampai kini belum mampu mendapatkan pengganti yang sepadan. Ronaldinho yang diharapkan mampu menggantikan peran sentral Kaka nampaknya masih belum memberikan performa yang maksimal.

AC Milan tengah bergerilya mencari pemain baru pengganti Ricardo Kaka. Kabarnya, I Rossoneri tengah mengejar pemain baru yang digadang-gadang sebagai The New Kaka. Siapakah dia?

Kini, I Rossoneri tengah melakukan persiapan untuk mencari pemain baru pada bursa transfer jilid kedua yang akan dibuka Januari nanti. Seperti diberitakan Footbal-Italia, Senin (7/9/2009), Milan tengah mengejar bintang muda Marquinhos.

Kabarnya, I Rossoneri tengah mencari cara untuk membujuk Palmeiras supaya bersedia melepas bintang muda Brasil yang digadang-gadang sebagai ‘The New Kaka’ tersebut ke San Siro pada Januari mendatang.

marquinhos image

Masalahnya Milan sudah kelebihan stok pemain untuk non uni eropa di skuad. Tapi, I Rossoneri kabarnya siap memutus kontrak pemain muda asal Uruguay Tabare Viudez, guna mempermudah langkah Marquinhos mengenakan kostum Milan.

Cannavaro Sarankan Santon Angkat Kaki Dari Inter

Kedatangan defender baru asal Brazil, Lucio dalam tubuh Inter secara otomatis mengorbankan posisi salah satu pemain muda Inter yang sedang naik daun, Davide Santon. Masuknya Lucio sebagai defender utama membuat Mourinho mengubah skema starting line up dengan menggeser Christian Chivu sebagai bek kiri. Walhasil, posisi utama yang selama ini ditempati oleh Santon-pun berganti menjadi penghuni bangku cadangan.

Keadaan ini membuat kapten timnas Italia, Fabio Cannavaro yang ingin melihat Santon tampil cemerlang bersama timnas, menyarankannya untuk segera hengkang dari I Nerazzuri demi mendapatkan posisi reguler di klub barunya.

Pernyataan tersebut membuat Mourinho naik darah. Dia mengingatkan bahwa status Cannavaro saat ini masih sebagai pemain, bukan pelatih. Sang pemain sendiripun menolak imbauan dari mantan pemain Real madrid itu.

“Saya ingin melanjutkan karier di Inter Milan dan saya pikirkan saat ini adalah bermain untuk Nerazzurri,” kata Santon kepada GazzettadelloSport, Senin (7/9/2009).

Santon sendiri dipercaya pelatih Timnas Italia Marcello Lippi sebagai cadangan saat menghadapi Georgia. Dia juga diturunkan selama 30 menit dan menunjukkan permainan impresif sebagai pemain belia.

davide santon image
“Kali ini saya bermain sebagai pemain sayap dan saya tidak memiliki masalah dengan itu. Terserah pelatih untuk membuat keputusan dan saya akan selalu berusaha melakukan yang terbaik sesuai apa yang saya bisa,” lanjut pemain 18 tahun itu.

Santon juga berharap kembali diturunkan Lippi ketika La Nazionale menjamu Bulgaria di Olimpico Turin, Kamis (10/9/2009) dinihari.

Jelang Bentrok Inter Milan Versus Barcelona

Inter Milan berada satu grup dengan jawara Liga Champions musim lalu, Barcelona. Tentu ini adalah tontonan yang sangat menarik mengingat Inter Milan sebagai jawara Italia dalam 4 musim terakhir dan Barcelona adalah penguasa La Liga Spanyol akan saling sikut di ajang paling bergengsi, Liga Champions.

Hal ini semakin menarik dengan adanya pemain yang saling bertukar tempat diantara kedua klub. Zlatan Ibrahimovic dan Maxwell merupakan tulang punggung Inter musim lalu yang kini telah menjadi bagian dari Barcelona. Sebaliknya, Samuel Eto’o merupakan striker yang selalu dimainkan pelatih Guardiola musim lalu, namun kini telah resmi menjadi ujung tombak I Nerazzuri.

Kepergian Ibra ke Barcelona-pun disinyalir akibat ketidak yakinan pada kemampuan Inter untuk dapat merengkuh gelar Liga Champions yang notabene merupakan gelar yang paling di idam-idamkannya. Dan jelang clash dengan mantan klubnya itu, Ibra sangat yakni akan mampu menundukkan I Nerazzuri bahkan cenderung sedikit meremehkan kekuatan Stankovic dkk.

samuel eto'o image

Lain halnya dengan pendapat Maxwell yang lebih mewaspadai akan kualitas yang dimiliki Inter saat ini. Dengan masuknya striker sekelas Eto’o dan Milito plus gelandang serang Wesley Sneijder, Inter memang sudah dapat dikatakan memiliki nilai lebih dibanding musim lalu. Lihat saja hasil 4-0 kala Diego Milito dkk menggebuk musuh bebuyutan AC Milan.

zlatan ibrahimovic image

Dengan hengkangnya Ibra, permainan Inter tidak lagi mengandalkan bola-bola atas dan panjang, namun lebih banyak melakukan kreasi umpan-umpan pendek dan umpan satu-dua. Sedangkan di kubu Barca, permainan Messi dkk agak sedikit berubah dengan hadirnya Ibrahimovic. Kini mereka mulai memainkan umpan-umpan panjang dan bola-bola atas untuk memanfaatkan tinggi badan striker asal Swedia tersebut.

So, siapakah yang akan berjaya di kancah Liga Champions ini ? Inter Milan-kah ? atau Barcelona ? Kita lihat saja pembuktiannya di atas lapangan.